
Pusat Informasi Bola Terkini
Bek Timnas Indonesia, Sandy Walsh, membagikan kisah dramatis di balik kepindahannya dari klub Belgia, KV Mechelen, ke raksasa Jepang, Yokohama F. Marinos. Transfer yang berlangsung begitu cepat ini membuatnya harus mengambil keputusan besar hanya dalam hitungan hari!
Pada akhir Januari 2025, Sandy Walsh menerima telepon dari Yokohama F. Marinos yang mengubah segalanya. "Itu benar-benar gila.
Tidak hanya itu, kepindahannya ke Asia menuntutnya untuk bolak-balik antara Jepang dan Indonesia sebelum akhirnya bisa fokus berlatih di klub barunya.Tapi inilah yang saya suka, bermain di Liga Champions dan liga domestik," tambahnya.
Bermain di J-League memang menjadi impian bagi Sandy Walsh. Ia bahkan sudah sering berdiskusi dengan rekannya, Thom Haye, yang juga tertarik dengan kompetisi di Jepang.
"Saya tahu situasi saya di Mechelen tidak ideal, jadi saya menunggu sesuatu terjadi. Tiba-tiba, setelah latihan, agen saya menghubungi dan bertanya apakah saya masih tertarik bermain di Jepang," ungkapnya.
Tak lama setelah itu, Sandy mendapat panggilan langsung dari pihak Yokohama. Ia segera menelepon pelatih serta direktur olahraga klub tersebut untuk memastikan kepindahannya.
Momen krusial terjadi ketika Yokohama menanyakan kapan Sandy bisa datang. "Saya langsung melihat istri saya, dan dia berkata, ‘katakan sesegera mungkin.’ Saya pun mengecek penerbangan dan menemukan tiket untuk hari Sabtu, hanya dua hari setelah telepon itu. Bayangkan, pindah dari Eropa ke Asia dalam waktu secepat itu, benar-benar gila!" kenangnya.
Tanpa pikir panjang, Sandy segera berkemas sementara sang istri mengurus sisanya. Dalam sekejap, ia pun resmi bergabung dengan Yokohama F. Marinos, membuka lembaran baru dalam kariernya.
Kini, Sandy siap menghadapi tantangan baru di Jepang dan berambisi meraih kesuksesan bersama Yokohama Marinos di kompetisi domestik maupun Asia. Kita nantikan kiprah sang bek andalan Timnas Indonesia di J-League!